Photo Album Geopark Merangin - Jambi

Sumber gambar: https://sportourism.id/adventure-travel/pesona-kawasan-goa-sengayau-unik-dan-indah
Goa Sengayau

Kawasan Goa Sengayau diperkirakan memiliki puluhan gua, bahkan mencapai 100 gua yang belum seluruhnya berhasil di petakan. Baru sekitar 12 gua yang sudah berhasil dipetakan oleh Ekspedisi Mapala Siginjai Unja. Puluhan gua yang ada di dalamnya memiliki karakteristik serta keindahan berbeda. Namun yang pasti, kawasan gua ini menyajikan alam yang lestari serta keindahan stalaktit, stalakmit serta ornamen bebatuan di dalamnya. Keunikan lainnya dari gua ini, di dalamnya terdapat meja dan kursi dari batu. Penelitian arkeologi menyebutkan gua ini pernah dihuni manusia pada abad 10 masehi. Oleh karena keunikan dan keindahannya, kawasan gua ini cukup sering dikunjungi para pencinta wisata susur gua, bahkan ada yang mengatakan bahwa di sini adalah surganya wisata susur gua. Hal ini juga dikarenakan kompleks Goa Sengayau merupakan kawasan karst dengan perbukitan eksotis yang luasnya mencapai 10 ribu hektare.

Goa Sengayau

Kawasan Goa Sengayau diperkirakan memiliki puluhan gua, bahkan mencapai 100 gua yang belum seluruhnya berhasil di petakan. Baru sekitar 12 gua yang sudah berhasil dipetakan oleh Ekspedisi Mapala Siginjai Unja. Puluhan gua yang ada di dalamnya memiliki karakteristik serta keindahan berbeda. Namun yang pasti, kawasan gua ini menyajikan alam yang lestari serta keindahan stalaktit, stalakmit serta ornamen bebatuan di dalamnya. Keunikan lainnya dari gua ini, di dalamnya terdapat meja dan kursi dari batu. Penelitian arkeologi menyebutkan gua ini pernah dihuni manusia pada abad 10 masehi. Oleh karena keunikan dan keindahannya, kawasan gua ini cukup sering dikunjungi para pencinta wisata susur gua, bahkan ada yang mengatakan bahwa di sini adalah surganya wisata susur gua. Hal ini juga dikarenakan kompleks Goa Sengayau merupakan kawasan karst dengan perbukitan eksotis yang luasnya mencapai 10 ribu hektare.

Danau Depati Empat

Danau Depati Empat ini merupakan danau terbesar kedua di Provinsi Jambi setelah Danau Kerinci. Danau itu begitu eksotis dan memukau, terlebih belum terjamah tangan manusia. Bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan Danau Depati Empat itu bisa memilih dua jalan alternatif. Pengunjung bisa pergi ke lokasi tersebut lewat Desa Koto Rawang namun hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki menghabiskan waktu tiga jam perjalanan. Selain itu, danau tersebut juga bisa diakses melalui Desa Rantau Kermas menggunakan sepeda motor jenis trail. Untuk sampai ke Danau Depati Empat, kurang lebih harus menempuh satu jam perjalanan. Selain jadi tempat objek wisata, Danau Depati Empat juga menjadi mata pencaharian bagi warga Jangkat. Danau ini dari puluhan tahun lalu sudah menjadi tempat warga mencari ikan, karena di dalam danau banyak ikan yang bisa ditangkap untuk makan dan di jual. Bermacam-macam cara ataupun alat yang di gunakan nelayan mencari ikan di danau, seperti jaring ikan, pancing serta jaring ikan yang terbuat dari anyaman bambu yang biasa disebut lukah. Nelayan bisa mendapatkan puluhan kilo ikan di Danau Depati Empat ini dalam sehari.

Danau Kumbang

Kabupaten Merangin dikenal banyak memiliki objek wisata alam yang indah. Mulai dari danau, air terjun, telaga biru, taman bunga, dan goa. Namun ada satu tempat wisata yang paling cantik yaitu Danau Kumbang. Danau Kumbang ini terletak di atas Gunung Masurai, Kabupaten Merangin. Berketinggian 2953 Mdpl, Danau Kumbang sudah lama dijadikan tempat objek wisata, baik dari masyarakat biasa maupun mahasiswa pecinta alam dari berbagai daerah di Provinsi Jambi. Kecantikan Danau Kumbang ini terlihat dari air danau yang bening, airnya yang tenang dan dikelilingi hutan lebat yang ditumbuhi berbagai macam pohon-pohon. Di pinggir danau terdapat tempat untuk medirikan tenda jika pengunjung ingin berkemah.

Kampung Tuo

Desa Tuo (Dusun Tuo) merupakan sebuah desa yang terletak dalam (daerah) kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Indonesia. Desa ini termasuk desa Lama / Tertua di antara Desa-desa yang berada di kabupaten Merangin. Desa ini termasuk kedalam Marga Pratin Tuo di sebelah barat Kabupaten Merangin, jarak antara Desa Tuo ke Kota Kabupaten adalah 70 km dengan waktu tempuh libih kurang 2 jam. Di Desa Tuo juga terdapat Wisata alam nan indah dan elok yaitu Air terjun Segerincing dan Batu Larung. Desa Tuo ini adalah Desa dengan Penghasil Kopi terbesar di Provinsi Jambi. Desa Tuo terbagi atas Beberapa Dusun Yaitu Dusun Tuo sebagai dusun Terbesar, Dusun Benteng, Dusun Lamo , Dusun Sungai Rumbai, Dusun Bukit Tunggul,dan Dusun Sungai Tebal. Masyarakat Dusun Tuo Kurang lebih sebanyak 6.000 jiwa dan 250 KK. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kayangan_Api

Senggering cave

Keberadaan Gua Senggring belum begitu terpublikasikan dibandingkan dengan objek wisata alam lainya yang terdapat di Merangin. Gua ini memiliki keunikan yang sangat menarik di mana bebatuanya yang sangat dominan dengan gaya dan bentuk yang berbeda-beda bahkan ada yang menyerupai gorden dan dihiasi dengan butiran air yang berkilau apabila terkena cahaya. Gua ini terdapat di Desa Senggring, Kecamatan Sungai Manau sekitar 40 KM dari Kabupaten Merangin. Sumber:https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-1807482/penelusuran-gua-senggering

Komite Nasional Geopark Indonesia adalah wadah koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi antarlembaga pemerintah dalam rangka penetapan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan, pengelolaan, serta pembinaan dan pengawasangeopark.

Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman
Jalan M.H. Thamrin No.8, Menteng, Jakarta Pusat
DKI Jakarta 10340, Indonesia

+6221 2395 1100 ext. 1571
idgeoparks@maritim.go.id
Anggota KNGI :