Jaringan Geopark Indonesia

Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan dan pengembangan kawasangeopark di Indonesia, serta sesuai dengan amanat dokumen 38C UNESCO, maka dibentuklah sebuah Forum Komunikasi Pengelola Geopark Nasional Indonesia (Forkom PGI). Forum tersebut terbentuk atas kesepakatan bersama parageneral manager (GM) Pengelola Geopark Nasional pada tanggal 4 Juni 2016 di kantor BPPTKG Yogyakarta, diinisiasi oleh Badan Geologi melalui tim Task Force Revitalisasi Museum Kegeologian Kementerian ESDM dan Pengembangan Geopark. Forkom PGI tersebut dibentuk sebagai wadah komunikasi bagi para Pengelola Geopark Nasional Indonesia tentang segala permasalahan yang dihadapinya serta upaya-upaya pemecahannya (solusi) yang mungkin dapat diterapkan di kawasan lain.

Pada tanggal 14 Mei 2016, melalui Forkom PGI dilakukan penandatangananMoU antaraGeopark Nasional Rinjani Lombok dengan UNESCO Global Geopark Batur bertepatan dengan Kegiatan RakorPengembangan Geopark Indonesia dan Evaluasi Geopark Nasional Rinjani Menghadapi Assesment UNESCO Global Geopark Tahun 2016 di Hotel Grand Legi Mataram. Forkom PGI akan bersidang setidak-tidaknya setahun sekali untuk memaparkan perkembangan dan permasalahan di masing-masing kawasan serta berdiskusi untuk mencari penyelesaiannya secara nasional.

Sejak 2017, Forkom PGI bertransformasi menjadi Jaringan Geopark Indonesia sebagai tempat untuk berbagi (sharing) pengalaman dan pengetahuan (knowledge) serta untuk melakukan kerja sama (sister geopark) antarkawasangeopark nasional tersebut.

 

Komite Nasional Geopark Indonesia adalah wadah koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi antarlembaga pemerintah dalam rangka penetapan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan, pengelolaan, serta pembinaan dan pengawasangeopark.

Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman
Jalan M.H. Thamrin No.8, Menteng, Jakarta Pusat
DKI Jakarta 10340, Indonesia

+6221 2395 1100 ext. 1571
idgeoparks@maritim.go.id
Anggota KNGI :