Sumber gambar:

Gandrung Sewu, Jawa Timur - 20 Oktober 2019

Banyuwangi di Jawa Timur dijadwalkan mengadakan pameran tari kolosal Festival Gandrung Sewu pada tanggal 20 Oktober 2018. Banyuwangi dikenal sebagai kota Gandrung.Gandrung adalah bentuk seni asli dari Banyuwangi. Secara resmi Gandrung dijadikan sebagai maskot kota ini sejak tahun 2002.

Dalam dialek lokal, gandrung berarti cinta yang mendalam. Bagi masyarakat Banyuwangi, yang sebagian besar adalah petani, objek kasih sayang mereka adalah Dewi Sri dan tariannya merupakan ungkapan rasa syukurnya pada hasil panen yang diperoleh.

Dalam melanjutkan pelestarian warisan tarian tersebut, sebanyak 1.314 penari Gandrung dan pendukung mereka menari di pantai Boom di Banyuwangi untuk acara Gandrung Sewu. Acara Gandrung Sewu bukan hanya pertunjukan tari kolosal yang melibatkan ribuan orang, tapi juga berfungsi untuk mengkonsolidasikan apresiasi budaya di antara banyak kelompok yang berbeda. Peserta tari  akan dipilih dari SMP dan SMA di Giri, Wongsorejo, Kalipuro dan Glagah di Banyuwangi.

Festival tari massal ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata karena dianggap sebagai salah satu acara puncak Banyuwangi yang melibatkan banyak peserta.

Pada tahun 2012, festival tari massal tersebut mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai acara dengan jumlah penari terbanyak, dengan total 1.047. Warga sangat antusias mengikuti festival ini karena rasa keterlibatan mereka dalam mengekspos seni dan budaya daerah mulai tumbuh.

Tarian Gandrung yang didominasi dengan orkestrasi khusus merupakan salah satu seni tradisional Banyuwangi dan menjadi ciri khas Banyuwangi. Gandrung sering tampil di banyak acara, seperti; pernikahan, Pethik Laut (upacara kelautan), acara sunat, ulang tahun, dan acara lainnya.

"Jumlah peserta harus meningkat tahun ini. Saya harap Festival Gandrung Sewu akan memecahkan rekor lain di MURI sehingga kota ini bisa menarik lebih banyak wisatawan," kata Esthy Reko Astuti, Deputi pembangunan pariwisata di Kementerian Pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, kementerian akan terus mendorong Banyuwangi sebagai sarang wisata asing, dengan mengatakan bahwa "ritual tradisional yang unik seperti Gandrung Sewu dan cocok sebagai salah satu tempat wisata terbaik di Banyuwangi."

sumber:pedoman wisata

Komite Nasional Geopark Indonesia adalah wadah koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi antarlembaga pemerintah dalam rangka penetapan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan, pengelolaan, serta pembinaan dan pengawasangeopark.

Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman
Jalan M.H. Thamrin No.8, Menteng, Jakarta Pusat
DKI Jakarta 10340, Indonesia

+6221 2395 1100 ext. 1571
idgeoparks@maritim.go.id
Anggota KNGI :
Sponsor APGN 2019 :
Trulli